Ronaldo Semakin Luar Biasa

28 Feb

Ronaldo Semakin Luar Biasa

Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya menjadi kandidat pemain terbaik Liga Premier musim ini. Gol yang dicetaknya secara luar biasa dari jarak setengah lapangan, 2 menit menjelang pertandingan usai membuktikan dirinya memiliki skill, keterampilan, dan kemampuan dalam menjebol gawang lawan. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 2 – 1 bagi Manchester United di Craven Cottage, kandangnya Fulham. Gol yang sangat vital artinya dan boleh jadi menjadi penentu keberhasilan tim asuhan Sir Alex Ferguson di kompetisi Liga Premier musim ini.

Menjamu tim raksasa dan pimpinan sementara klasemen Liga Premier, Chris Coleman selaku manajer Fulham memutuskan untuk mengerubungi lapangan tengah dengan memainkan 5 pemain gelandang dengan formasi diamond dan hanya menyisakan satu penyerang, yaitu Brian McBride. Sementara itu, United tetap dalam formasi semula dan hanya bek kanan, Gary Neville yang diistirahatkan. Posisinya ditempati oleh Wes Brown.

Dari awal pertandingan tampak jelas para pemain MU cukup kelelahan seusai melakoni pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Lille pada Selasa malam. Alhasil, Michael Brown dkk. memegang kendali permainan. Dalam 10 menit pertama, lini pertahanan MU dipaksa bekerja keras menahan gempuran The Cottagers. Tak heran bila akhirnya pada menit ke-17 tuan rumah unggul terlebih dahulu lewat gol McBride. Gol tersebut tak lepas dari salah pengertian antara Nemanja Vidic dan Edwin van Der Sar. Faktor kelelahan nyaris membuat van Der Sar membuat kesalahan lagi semenit kemudian.

Ketertinggalan membuat para pemain United “naik darah”. Paul Scholes dkk. mulai meningkatkan tempo permainan. Ronaldo nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-24. Sayangnya, tendangan Ronaldo melenceng tipis di samping kanan gawang Fulham yang dikawal Jan Lastuvka. 5 menit kemudian, MU berhasil mencetak gol balasan lewat tendangan efek Ryan Giggs. Gol tersebut tercipta berkat akselerasi Wayne Rooney di sisi kanan pertahanan lawan. 10 menit kemudian, bek kiri Patrice Evra membuang peluang emas. Mendapat ruang tembak yang lega dan dalam keadaan tak terkawal, tendangan Evra jauh menyamping. Sampai istirahat tiba, skor 1 – 1.

Pada babak kedua, tuan rumah semakin galak. Dalam waktu kurang dari lima menit, Fulham mendapat dua peluang emas. Di menit ke-47, tendangan keras Simon Davies di kotak penalti masih bisa ditepis dengan gemilang oleh van Der Sar. Peluang meyakinkan didapat oleh Radzinski. Sundulannya yang memanfatkan umpan crossing Brown hanya membentur mistar gawang padahal van Der Sar sudah out of position. Di menit ke-63, Davies kembali mendapat peluang tetapi lagi-lagi van Der Sar mampu melakukan penyelamatan.

Menyadari kemandulan timnya, Ferguson memasukkan Louis Saha untuk mendampingi Rooney dan Henrik Larsson. Coleman membalasnya dengan memainkan Collins John, Clinton Dempsey, dan Heidar Helguson. Namun, MU tampak lebih dominan dengan perubahan formasi dimana Rooney bergerak di sayap kanan dan Ronaldo di sayap kiri. Meski demikian, hanya aksi Ronaldo yang mampu menyelamatkan muka MU. Secara objektif, kekalahan itu tak pantas untuk didapat pasukan Coleman. Terlepas dari hilangnya sejumlah peluang emas, secara keseluruhan Fulham mampu tampil dengan sangat disiplin dan penuh determinasi. Sayangnya, The Cottagers tak punya pemain sekelas Ronaldo. (www.liputanbola.com)

Ronaldo Semakin Luar Biasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: