Suhro Is My Best Friend

7 Feb

Waktu kecil gue punya teman bernama IDING EKO SUNTORO. Kami sering dolan bareng, maklum rumah gue berada di belakang rumahnya. Hubungan keluarga kami juga sangat baik. Pokoknya kami seperti satu keluarga yang selalu saling membantu dalam berbagai hal. Rupanya orang tua kami menginginkan agar gue dan Iding senantiasa bersama. Hasrat tersebut diwujudkan dengan jalan gue dan Iding masuk SD secara bersamaan padahal usia kami berselisih 2 tahun. Saat itu usia gue adalah 7 tahun sedangkan Iding baru berusia 5 tahun. Persahabatan kami terus berlanjut hingga bangku SMP. Alhamdulillah gue dan Iding berhasil memasuki SMP ter-“favorit” di kota gue. Sayangnye ketika SMA ternyata kami harus memasuki sekolah yang berbeda, but gue dan Iding masih bisa dolan bareng sebab kami tinggal dalam satu rumah (baca : kost). Saat ini Iding baru saja lulus dari Akademi Keperawatan UMP dan siap “terbang” buat nyari kerjaan. Iding, success for you !

Selain Iding, di SMP gue juga punya teman yang berasal dari kampung lain. Namanya SUHRO. Sejak pertama masuk hingga lulus, gue satu kelas dengannya. Suhro tergolong anak yang kocak, periang, pintar, radha jail, dan pokoknye tingkah lakunya di kelas klop banget sama gue. Suhro paling doyan ngerumpi-in cewek-cewek, kayak Ina Sulastri, tante Ani Indriati, Dyah Zaitun, Marwati, Mona Ratuliu, dll. Gue dan Suhro juga suka banget nonton “Lupus Milenia” sehingga setiap Jum’at pagi kami pasti membahasnya. Oh… Poppy 😀 Selanjutnya, permainan yang sering kami mainkan adalah “tebak 4 angka”. Permainan tersebut gue dapatkan dari kakak gue yang waktu itu masih nongkrong di SMA 2 Purwokerto. Permainan “tebak 4 angka” lumayan digemari teman-teman gue, terutama anak cowok. Bahkan saat permainan tersebut gue bawa ke lingkungan SMA, ternyata penggemarnya lebih banyak. Hampir semua anak di kelas gue memainkannya yang kadang tanpa mengenal “sikon”. Akibatnya pernah suatu ketika 2 orang anak hampir dikeluarkan dari kelas gue gara-gara ribut membicarakan angka-angka tersebut padahal sang guru lagi serius menerangkan pelajaran. Gilee… 😀 Ciri khas Suhro yang paling berkesan buat gue adalah penampilannya yang selalu “rapi”.

Saat berpindah ke bangku SMA, gue punya teman asal Wangon. Namanya MAHMUD RIF***. Sesuai permintaannya, maka gue sering memanggilnya “Fangi”. Gue pernah 2 kali satu kelas dengannya, yaitu kelas 1 dan 3. Kami sangat akrab dan saling terbuka. Suhro memang teman terbaik gue, but hubungan persahabatan gue dengan Fangi terasa lebih “fun”. Selanjutnya, Fangi ternyata punya corak tulisan yang lumayan bagus sehingga gue sering menunjuknya sebagai sekretaris bila ada tugas kelompok. Fangi termasuk aktivis dakwah di sekolah. Saat kelas 3, Fangi juga menjadi takmir mushola sekolah bareng Syamsul Arifin. Selain itu, Fangi jago banget maen sepak bola. Bersama Purwanto dan Dhian Pratomo, Fangi berhasil mengantarkan III IPA 3 menjadi runner-up Liga SMOELA 2002/2003 padahal sebelumnya kejuaraan tersebut selalu didominasi anak-anak IPS. Liga SMOELA adalah kompetisi sepak bola yang diikuti oleh seluruh kelas di SMA 5 Purwokerto dengan menggunakan sistem “gugur”. Pada babak final kelas gue dikalahkan III IPS 4 yang di-“motori” oleh Barkah Bangkit Prastomo yang merupakan teman sekelas gue di kelas 2. Bangkit pula yang dulu berhasil membawa kelas 2.2 menuju babak semifinal Liga SMOELA 2001/2002 setelah akhirnya ditumbangkan oleh III IPS 2. Selanjutnya, Dhian Pratomo juga dinobatkan sebagai Top Skorer Liga SMOELA 2002/2003 dengan mengemas 5 gol. Bravo III IPA 3 ! Gue lumayan senang sebab dalam kejuaraan tersebut gue sering bermain di lini depan mendampingi Fangi meski posisi gue harus bergantian dengan Dhian. Sementara itu, Purwanto alias Ipung dipercaya sebagai jenderal lapangan tengah sekaligus kapten tim. Waktu gue menghuni kelas 1.4, gue dan teman-teman sekelas bikin tim sepak bola yang berjuluk PREDATOR FC. Kami sering bertanding dengan anak-anak SMA lain dan alhamdulillah kemenangan sering kami bawa pulang. Manajer tim dipegang oleh pak Yanu Arianto yang juga merupakan guru Fisika gue. Kejayaan tim kami bukan tanpa alasan sebab ternyata PREDATOR FC memiliki kiper tangguh, Alberdi Dwi Laksono dan bomber lincah, Fangi. Pada tahun ke-2 kelahirannya, kekuatan PREDATOR FC semakin solid dengan masuknya Barkah Bangkit Prastomo yang menempati posisi “gelandang serang”. Gaya permainannya mengingatkan gue pada sosok Francesco Totti dan Manuel Rui Costa. Saat itu PREDATOR FC baru memiliki 2 jenis kaos tim. Fangi paling doyan ngoleksi kaset RAIHAN, but Fangi juga pernah suka banget sama OST Cowok Komersil, yaitu Rahasia Hati yang merupakan lagu karya ELEMENT. Fangi sering memamerkan lagu tersebut di depan gue dengan suaranya yang radha fals 😀 dan kadang dinyanyikan juga bareng gue. Bila kelas lagi nyantai, gue dan Fangi sering ngerumpi-in Mamluatul Hikmah Nur Fitri alias Lulu yang juga pernah aktif di ROHIS. Lulu adalah cewek asal Tegal yang kini terdampar di Kimia UNY. Saat ini Fangi masih tercatat sebagai mahasiswa Teknologi Hasil Ternak UNIBRAW angkatan 2004. Fangi + Yeni, tambah kompak yeh !

Selanjutnya, di SMA gue juga punya teman cewek bernama UMMI MAISAROH. Gue dan Fangi sering memanggilnya “Masmey” sebab Ummi Maisaroh kadang terlihat tomboy 😀 Gue baru kenal Masmey di kelas 3, but ternyata Masmey sudah kenal gue sejak kelas 2. Masmey juga punya teman sebangku. Namanya Nurlaela Yulistiani alias Inung. Keakraban mereka persis kayak gue dan Fangi. Sejak saat itu, gue sering berbagi cerita dan c*nd* dengan Masmey walau kagak secara terbuka sebab gue masih takut dibilang “pacar”-an. Jaim, bo ! Bersama Lulu dan Ipung, Masmey termasuk dalam jajaran murid cerdas di kelas gue. Kala itu, Masmey menjabat sebagai ketua Majalah Dinding (baca : MADING) yang sebelumnya dipegang oleh idola gue, mas Kismantoro. Gue senang banget Masmey bisa berkecimpung dalam dunia jurnalistik. Kismantoro adalah kakak kelas gue di SMP 1 Salem yang pernah menjabat sebagai ketua OSIS dan akhirnya gue juga bisa merasakan “kursi”-nya tersebut. Kismantoro pula yang menyebabkan gue harus memilih SMOELA sebagai tempat gue menghempaskan gejolak masa remaja. Kini Masmey sudah pergi jauh. Gue kagak tahu keberadaannya sekarang. Terakhir kali Masmey mengirimkan ucapan Selamat Hari Lahir ke gue pada 16 Maret 2004 dan setelah itu komunikasi kami terputus. Masmey, I miss you !

Waktu SMA ternyata gue punya teman “jarak jauh”. Namanya PURNAMAWATI alias Ipunk. Sampai sekarang gue belum sempat berkunjung ke rumahnya. Ipunk adalah siswi SMK Wijaya Kusuma Jatilawang. Gue kenal Ipunk saat gue kelas 3 dan kala itu Ipunk masih kelas 1. Wajahnya yang “manis” bak bulan purnama mengingatkan gue pada Purwanto, but ternyata Ipunk bukan adiknya. Gue ter-“goda” sama Ipunk setelah melihatnya dalam Album Kenangan SMP milik Budi Hartono yang saat itu nge-kost bareng gue. Budi juga ternyata “saudara” dekat Ipunk sehingga gue bisa lebih faham tentang Ipunk. Setelah 2 kali berkomunikasi dengannya, gue iseng “tembak” Ipunk dan ternyata Ipunk langsung menerima cinta gue walau dengan berbagai persyaratan. Gue senang banget meski lumayan bingung juga dengan “posisi” gue sekarang. Akhirnya gara-gara hal tersebut terciptalah lagu sendu karya gue yang ber-“title” BERAKHIR DENGAN INDAH. Ipunk, I still love you !

Beranjak bangku kuliah, gue dipertemukan Tuhan dengan DIKAN FADHLI NUGRAHA, cowok asal Balik Papan yang lumayan “borju”. Fadhli sangat baik hati, kagak sombong, dan suka menabung 😀 Gara-gara Fadhli pula gue sering nyobain tempat dan makanan yang seharusnye sulit gue rasakan. Fadhli tinggal bersama ayahnya di salah satu rumah dinas Kejaksaan Negeri Yogyakarta sedangkan ibu dan saudaranya masih tinggal di Balik Papan. Ternyata Fadhli juga sangat terbuka terhadap gue. Fadhli suka bercerita tentang perjalanan dan permasalahan keluarganya, kisah masa kecilnya, kisah seputar cintanya, dll. Bahkan hal-hal yang lumayan rahasia tentang diri dan keluarganya sering Fadhli ungkapkan pada gue. Mungkin Fadhli sudah sangat percaya pada gue sehingga kagak jarang Fadhli minta pendapat gue atas problem yang dialaminya. Gue sering numpang tidur di rumahnya sehingga gue kadang bertemu dengan anggota keluarga Fadhli yang lain saat mereka liburan ke Yogyakarta. Ibunya ternyata seorang yang cukup tegas dan suka bekerja keras. Selanjutnya, ibunya kini masih bekerja pada salah satu perusahaan asing di kotanya. Sekarang Fadhli cuti kuliah dari Komputer dan Sistem Informasi UGM lantaran baru saja diterima sebagai PNS Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Fadhli, congratulate for you !

Sebenarnye di UGM gue hampir mendapatkan teman cewek bernama ASTUTI MAESAROH, but akhirnya gue melepaskannya lantaran ternyata “status” kami lumayan jauh berbeda. Astuti adalah seorang aktivis kampus yang sudah malang-melintang di berbagai organisasi mahasiswa dan politik, kayak SEMA, BEM, HIMAKOM, FORMALIKOM, KAMMI, PKS, dll. sedangkan gue hanya seorang mahasiswa “biasa” yang sering melayang kagak karuan lantaran terbawa oleh angin Westlife. Mungkin hal tersebut yang bikin gue minder buat meneruskan persahabatan gue dengannya. Padahal gue masih kangen banget sama “k****a* **ta”-nya 😀 Memang sepantasnya Astuti mendapatkan ikhwan tangguh, kayak mas Romi Ardiansyah, mas Heru Bayu Aji Sanggoro, dhe Anton Kurniawan, dll. Astuti juga merupakan salah satu pendiri FORMALIKOM yang dideklarasikan pada 8 Agustus 2005 di mushola MIPA utara. FORMALIKOM adalah sebuah tempat ngobrol santai (baca : diskusi) bagi anak-anak komputer guna membahas berbagai permasalahan di kampus, terutama menyangkut pergerakan dakwah Islam. Sebentar lagi Astuti bakal tercatat sebagai alumni Komputer dan Sistem Informasi UGM angkatan 20**. Astuti, berikan gue senyuman !

Selanjutnya, berikut ini daftar 10 cewek yang pernah bikin gue jatuh cinta, antara lain Nani Rukmini (SD), Rini Nuryani (SD), Desi Munawaroh (SMP), Dyah Zaitun (SMP), Ummi Maisaroh (SMA), Purnamawati (SMA), Desi Pramulasih (SMA), Muzakiyah Tri Agustina (SMA), Astuti Maesaroh (PT), dan Dwiny Meidelfi (PT).

Advertisements

6 Responses to “Suhro Is My Best Friend”

  1. Inunk 14/11/2008 at 3:15 am #

    Aq cuma mo tanya?Inikah sorang nana riyana?
    Bnrn ga sh??
    Coz nunk pnsaran ja ko da namaq+ummi alias masmey sh??Hayoo..

  2. husni 25/11/2008 at 8:55 am #

    kamu dari malag yaaaaa
    salam dari http://www.suarainvestor.com

  3. animous 10/01/2009 at 5:11 pm #

    Huebat juga dia ya.. (syifa maksudnya), ck.. ck.. ck. Jng patah semangat bung. Pantang menyerah

  4. ben 18/01/2009 at 3:30 am #

    Cewek dng nama Astuti Maesaroh? ternyata yg blognya syifa.wordpress.com itu ya.. mas? Seperti apa yah wajahnya, misterius banget! Wajahnya spt takut dipublikasikan di dunia maya, pasti cantik ya? Kejar aja terus, sebelum janur melengkung he..he..he..

  5. wima 25/01/2009 at 11:18 am #

    wah boss klo cwek yang namanya ipunk tu gw juga kenal, soalnya pas waktu MOS(masa orientasi siswa)dia jadi kakak pembina gw.. emang see dia anaknya cantik,imut, dan klo gw liat dia paling pendiam diantara temen2nya.. klo ga saalh dlu cat rumahnya warna kuning ya.. soalya ga jauh dari sekolah siii…
    oya sekarang ipunknya masih melajang ga?
    apa dah punya pendamping?
    dia tuh cewek yang sempurna bgt..
    beruntung bgt lu ngedapetin dia..
    salam buat ipunk ya

  6. wima 25/01/2009 at 3:57 pm #

    ipunk ingeet ga ya ma gw….?
    soalnya dlu dia n temen2nya nyuruh gw n lainnya buat ngebersihin pasar jatilawang, kebanyang ga sii lu sbg mantan kekasihnya… mana panas, bau lagi.. hiks hiks sedih gw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: