Totti Masih Terbaik

30 Nov

Francesco Totti Ketika mengomentari tentang kandidat terkuat peraih Ballon d’Or atau Pemain Terbaik Eropa 2006 versi France Football, maka legenda sepakbola Prancis, Michel Platini sempat menyampaikan pendapatnya tentang Francesco Totti. Selain memuji pangeran Roma tersebut sebagai salah satu pemain langka dan mampu mengubah arah jalannya pertandingan dalam sekejap, Platini tak urung menilai Totti sebagai sosok yang tidak konsisten dan hanya mau bermain bersama AS Roma. Menurut mantan kapten Juventus itu, Totti sebenarnya layak mendapat hukuman karena sesuai aturan FIFA bahwa pemain yang menolak dipanggil ke dalam timnas dapat dijatuhi hukuman larangan bertanding dalam dua partai klub.

Dalam keterangannya, Totti menyatakan bahwa ia masih belum dapat kembali memperkuat timnas yang kini diasuh oleh Roberto Donadoni selama masih ada plat yang menempel di engkelnya. Seperti sudah diketahui, Totti mengalami cedera retak engkel yang dideritanya pada Februari 2006. Opini Platini tersebut didukung Presiden Lega Calcio, Antonio Matarrese. “Saya setuju dengan pendapat Platini bahwa seorang pemain seharusnya menjawab panggilan timnas tersebut,” kata Matarrese. Namun seperti yang dilansir Football Italia, pendapat dua orang tokoh sepakbola itu mendapat sanggahan dari Azeglio Vicini, mantan pelatih timnas Italia periode 1986 – 1991. “Saat ini Totti masih menjadi pemain terbaik yang ada di Italia. Ia mampu tampil baik dan kini sedang berusaha memulihkan kondisinya,” kata Vicini kepada Rete Sport.

Vicini (73 tahun) yang mampu mengantarkan Italia maju ke babak semifinal Piala Eropa 1988 dan Piala Dunia 1990 meminta semua pihak untuk tidak memaksa Totti. “Totti akan kembali memperkuat timnas jika ia telah merasa kondisinya fit kembali. Hanya ia yang tahu persis kondisinya. Jadi, tidak masuk akal kalau ia dipaksa untuk tetap bermain. Totti merupakan pemain yang unik. Tanpa Totti, maka Italia akan kesulitan,” tandas Vicini. Berbeda penilaian tentang Totti, rupanya Vicini setuju dengan pendapat Platini yang meng-klaim Gianluigi Buffon lebih berhak menerima penghargaan Ballon d’Or ketimbang rekannya, kapten Fabio Cannavaro. “Saya pikir penghargaan itu lebih layak disematkan kepada Buffon. Namun jika ada kategori pemain bertahan terbaik, maka Cannavaro pantas mendapatkannya,” tambahnya. (www.liputanbola.com)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: