Sekilas Perjalanan BEM KM UGM

11 Sep

BEM KM UGM Pada awalnya wadah gerakan mahasiswa ini bernama Dewan Mahasiswa (DEMA). Kala itu kehadirannya dibilang cukup radikal sehingga membuat pemerintah merasa terancam. Tapi setelah peristiwa Malari, keradikalan DEMA menjadi berkurang. Pada 1978 terjadi demontrasi besar-besaran menolak pemilihan kembali Soeharto sebagai presiden. Pasca peristiwa tersebut, pemerintah memberlakukan Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK). Namun, hal itu tidak membuat gerakan mahasiswa menjadi berhenti. Bahkan gerakan mahasiswa semakin berkembang bak cendawan di musim hujan. Menghadapi keadaan tersebut, pada 1980 pemerintah Orde Baru memberlakukan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK). BKK menggantikan DEMA yang diketuai oleh Pembantu Rektor III Bagian Kemahasiswaan. Sementara itu, mahasiswa dikonsentrasikan di tingkat fakultas di bawah Senat Mahasiswa (SEMA) dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) tingkat fakultas tanpa adanya pola koordinasi dan komunikasi di tingkat universitas.

Pada kurun waktu 1987 – 1989, BKK diganti menjadi Forum Komunikasi SEMA BPM se-UGM. Kemudian pada kurun waktu 1989 – 1990 setelah diadakannya pemilu SEMA BPM, keberadaan Forum Komunikasi SEMA BPM diperluas dengan merangkul Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selanjutnya, berkembang lagi menjadi Forum Komunikasi Kegiatan Mahasiswa (FKM) yang disahkan dengan SK Rektor. Seiring semangat perubahan, FKM diganti menjadi Senat Mahasiswa (SM) dalam Kongres I SM UGM pada 1990. Kelahiran SM tidak seperti yang diharapkan karena dalam prosesnya terjadi banyak perbedaan pendapat dan sikap yang mengakibatkan timbulnya perpecahan. Akhirnya, keluarlah SK Mendikbud No. 0475/U/1990 tentang Organisasi Mahasiswa di Perguruan Tinggi yang sekaligus dimulainya era Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT).

Pada 1992 dilaksanakan Kongres II SM UGM yang merupakan tonggak lahirnya Keluarga Mahasiswa (KM) UGM. Memang tidak berjalan mulus karena KM UGM dianggap tidak jauh berbeda dengan SMPT. Perbaikan-perbaikan terus dilakukan, salah satunya dengan memposisikan Senat Mahasiswa sebagai Lembaga Legislatif, Badan Eksekutif Mahasiswa sebagai Lembaga Eksekutif, dan Kongres sebagai Forum Pemegang Kedaulatan Tertinggi mahasiswa UGM.

Kongres IV SM UGM yang diselenggarakan pada 1994 menetapkan adanya pemisahan UKM dari KM UGM. Sejak saat itu, UKM menjadi entitas tersendiri yang bertanggung jawab langsung pada rektorat. Dalam kongres tersebut juga sebagian besar peserta melontarkan ide untuk menghidupkan kembali DEMA sebagai pengganti KM UGM. Menurut mereka independensi DEMA lebih menjanjikan daripada KM UGM. Tapi akhirnya bentuk KM UGM tetap dipertahankan dengan melakukan berbagai pengembangan dan penyempurnaan. Selanjutnya, ditetapkan juga bahwa BEM UGM sebagai Lembaga Eksekutif yang bertanggung jawab pada Kongres.

Pada Kongres VI KM UGM tahun 1996 dihasilkan beberapa ketetapan, antara lain tentang perubahan status Kongres KM UGM sebagai Forum Tertinggi menjadi Lembaga Tertinggi dalam KM UGM dengan nama Kongres Mahasiswa UGM (KMU), Senat Mahasiswa UGM (SMU) sebagai Lembaga Legislatif tingkat universitas, Badan Eksekutif Mahasiswa UGM (BEMU) sebagai Lembaga Eksekutif tingkat universitas, Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) sebagai Lembaga Legislatif tingkat fakultas, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BMF) sebagai Lembaga Eksekutif tingkat fakultas, dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Lalu, disepakati juga Pemilihan Raya (PEMIRA) sebagai bentuk pemilihan formatur BEM UGM.

Pada Kongres VII KM UGM tahun 1997 ditetapkan adanya Badan Pekerja Kongres UGM yang bertugas membantu Ketua Kongres dalam tugas sehari-hari. Selain itu, pada periode tersebut juga dilakukan perbaikan sistem PEMIRA dan diberlakukannya sistem kepartaian dalam Pemilihan Raya. Hingga kini BEM KM UGM tetap eksis sebagai dinamisator kehidupan mahasiswa. Hidup BEM KM UGM ! Hidup Mahasiswa !

Advertisements

11 Responses to “Sekilas Perjalanan BEM KM UGM”

  1. Red Borneo 16/12/2006 at 7:09 am #

    boleh juga ide menjelajahi sejarah gerakan Mahasiswa UGM…ada usul nih gimana kalo SM UGM bikin kayak Wikipedia dan minta para mantan aktivis pada tiap-tiap angkatan sejak jamannya DEMA, lalu NKK/BKK…lalu SMPT…lalu SM UGM beserta kelompok oposannya UKM…SMID…Organisasi Extra …untuk keluarkan pengetahuannya tentang situasi pada jaman itu pastilah berwarna…sebagai misal pada angkatan saya…ex SM UGM periode Anies Rasjid Baswedan…itu struggle-nya asyik…ada penelitian tentang BPPC untuk chalengge Tommy Soeharto…ada mogok makannya SMID (Andi Arief PRD, nGarto Februana, dll.)…ada penyerbuan GOLKAR dll….jadi makin lama akan ada sejarah yang panjang tentang SM UGM beserta aktivitas para oposannya …GIMANA ?…Mantan Ketua BEM Pertanian UGM 1990-1992

  2. Arief Nurrochman 15/01/2007 at 12:53 pm #

    APAKAH ADA PERLINDUNGAN BAGI PARA MAHASISWA YANG BERGERAK DI KEORGANISASIAN MAHASISWA ?

  3. ShakuntalaG4nk 16/01/2007 at 1:28 am #

    Pasti ada donk, misalnya dengan adanya SK tentang OM yang bersangkutan. But yang jelas dengan bergerak bersama OM banyak “nilai” tambahnya… 😀

  4. Putri 01/02/2007 at 4:48 am #

    ada web bem km ugm yang masih aktif g ? alamat email juga. klo ada minta dong… kirim via email atw dibales disini juga gpp…

  5. ShakuntalaG4nk 09/02/2007 at 3:15 am #

    buat : Putri…
    untuk masuk website BEM KM UGM, km klik aja tulisan “Keluarga Mahasiswa UGM” yang ada di TAUTAN 😛
    ngomong2 km udah gabung sana belon ?

  6. Herman (Kepala Dept P.O DPC GmnI Yogyakarta) 19/02/2008 at 5:35 pm #

    Merdeka Bangsaku!
    Merdeka Tanah airku!
    Merdeka Indonesia!
    Dalam, menjaga agar tetap kokohnya bangsa ini, tentulah tidak semudah yang dibayangkan, perlu adanya semangat kebangsaan yang menggelora, yang tak mudah diterjang, sekalipun badai menghantamnya. Begitu pun kita para mahasiswa, sebagai salah satu tiang yang ikut menyangga Bangunan Indonesia, ada saja pihak-pihak yang ingin menghancur-leburkan Bangsa Indonesia. Tetapi, dengan semangat yang nyalanya tak pernah padam, kita para mahasiwa sebagai ujung tombaknya pengontrol kebijakan pemerintah, pastilah tak akan mudah loyo, patah dan putus mentalnya dalam memperjuangkan Negeri yang kita cintai ini. Sejarah selalu menunjukkan kebenarannya, bahwa sangatlah benar dari zamannya Indonesia ini belum merdeka hingga sekarang, musuh Bangsa Indonesia tak hanya datang dari luar, bahkah musuh itu pun datang dari dalam dengan hantamannya. Janganlah lupa, hantaman itu hanya bisa ditangkis dengan PERSATUAN NASIONAL. Bersatulah para Mahasiswa Seluruh Indonesia, kesampingkanlah semua kepentinganmu terkecuali cita-cita luhur bagi Negeri ini. Semua Gerakan Mahasiswa Indonesia, Semua BEM Indonesia dan lain sebagainya tataplah ke arah persatuan nasional, yang satu almamater yakni Mahasiswa Indonesia. Persatuan Nasional itu akan melahirkan ombak yang begitu besar yang mampu membentengi dan menghantam bahaya yang mengancam kokohnya negeri ini.
    Jayalah Indonesia!

  7. iwan 08/04/2008 at 1:12 pm #

    kalau saya boleh tau… bagaimana cara untuk mengadvokasi mahasiwa di UGM ya…
    terutama untuk mahasiwa yang lagi bermasalah dengan belajar mereka.
    misalkan bagaimana cara mereka mendapatkan perlindungan dari BEM nya terutama untuk yang ditangani oleh legislatifnya….
    tolong di kasih tau ya…

  8. Hasan 01/06/2008 at 6:41 pm #

    Terus terang saya termasuk orang yang mengganggap bahwa penggulingan Suharto adalah kesalahan besar yang harus di tanggung bangsa ini..
    apa sih yang di banggakan Mahasiswa dengan segala aksinya??coba di telaah kembali,aksi reformasi yang di lakukan hanya membuat orang-orang kaya di jakarta makin kaya dan semakin banyak orang bertambah miskin dan yang miskin makin miskin…

    Apa sih yang di banggakan??
    Coba lihat pergerakan yang di namakan Reformasi…. yang ada hanyalah sengketa memperebutkan kekuasaan, tidak jelas siapa penguasa dan siapa preman, pelaku reformasi seolah-olah cuci tangan dengan kerusakan yang terjadi saat ini…

    Apa sih yang di banggakan???
    Suharto di gugat karena segala KKN yang terjadi di sekitarnya.. tapi dengan KKN yang terjadi negara ini aman,rakyat tidak kelaparan, daya beli masyarakat terus meningkat. dan apa yang terjadi dengan Reformasi?? Korupsi terjadi di semua lini.. penghamburan uang sangat besar untuk Pemilu… penghambuaran uang yang sangat besar di pendirian lembaga2 anti KKN, Bahkan saat ini korupsi yang terjadi jauh melebihi korupsi yang dituduhkan pada masa pemerintahan suharto 32 tahun.

    Apa sih yang di banggakan???
    Negri ini sudah tercabik-cabik… kita mendengarkan teriakan-teriakan mahasiswa dan politikus “kagetan” yang berusaha menyerang pemerintahan yang sah…. betapa besar biaya yang harus di keluarkan pemerintah untuk menanggulangi serangan2 terhadap pemerintahannya?? pernahkah anda berhitung??untuk satu kali menangani demonstrasi, Puluhan Juta uang rakyat di keluarkan negara… bagaimana mungkin pemimpin negara bisa membangun negeri ini, jika rakyatnya setiap hari kerjanya hanya memaki-maki dan memposisikan pemimpin sebagai pesakitan yang di recoki tiap hari???

    Apa sih yang di banggakan???
    JIka sampai hari ini,pelaku reformasi yang berbicara mengatasnamakan Rakyat, bisa dilihat dengan cermat–sesungguhnya dia hanya bicara atas nama kepentingan Harta & Tahta dan juga hanya bicara berdasarkan kepentingan kelompok pendukungnya….

    Inilah Negeri yang dulu kita bangga-banggakan, skarang di cabik-cabik oleh segelintir orang-orang yang terus berteriak atas nama rakyat dan reformasi….

    negeri ini tidak butuh presiden, negeri ini butuh penguasa yang tegas dalam menindak siapapun. mari kita adili orang-orang yang menggulirkan Reformasi ini, padahal mereka hanyalah kaki tangan gerakan-gerakan anti kemapanan. sadarlah… segala pergerakan mahasiswa dengan segala bentuk hujatan kepada pemerintah saat ini dan kapanpun hanya akan menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar lagi….

    sungguh saya mendambakan suharto tidak pernah di gulingkan… sehinggal kondisi negara ini tidak akan seperti ini… ini adalah negara yang di idam-idamkan oleh orang-orang bodoh yang mencoba jadi pemimpin di negeri ini…

    Semoga Allah Mengampuni dosa-dosa Muhammad Suharto, dan dihindarkan dari siksa dan adzab Allah di alam kubur maupun di Yaumil Akhir nanti.. amiin

  9. vita 15/08/2008 at 4:22 am #

    Dengan hormat,

    Sehubungan dengan ketidakhadiran Menristek, Bapak Dr. Kusmayanto Kadiman,PhD dalam GRAND FINAL pada tanggal 28 Agustus 2008, maka Research In Creativity for Science and Technology National Competition ( RISTEC ) 2008 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro Semarang bekerja sama dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) diundur dengan tahapan sebagai berikut :

    Tahap pendaftaran : 13 Mei – 29 Agustus 2008

    Tahap pengumpulan proposal : 13 Mei – 1 September 2008

    Tahap seleksi : 2 September – 16 September 2008

    Pengumuman finalis : 18 September 2008

    Grand Final : 12 Nopember 2008

    maka kami selaku panitia memohon bantuan Saudara untuk berkenan memberikan informasi tersebut kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang mengenai perpanjangan waktu event ini.

    Besar harapan kami mahasiswa Universitas Negeri Semarang dapat berpartisipasi dalam kompetisi ini dan kami memohon delegasi dari mahasiswa universitas Saudara untuk mengikuti RISTEC UNDIP. Mengingat banyak universitas lain yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini, maka kami mengajak universitas Saudara untuk semakin memeriahkan ’pesta penelitian’ ini. Keikutsertaan universitas Saudara akan semakin menunjukkan eksistensi universitas Saudara.

    Demikian surat pemberitahuan ini kami susun, besar harapan kami untuk dapat direalisasikan sebagaimana mestinya.

    Atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

    salam kebangkitan IPTEK nasional!

    HIDUP MAHASISWA!!!!!

    _panitia RISTEC UNDIP_

  10. Ratuera 23/05/2009 at 3:17 pm #

    I should notify you about it.

  11. family guy incest 23/07/2009 at 10:39 pm #

    mm. thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: