Sepertinya sudah saatnya aku berterus terang padamu Kuharapkan kau tetap tegar menghadapi segala yang kini terjadi Maafkan diriku telah berdusta padamu
Sebenarnya aku sudah memiliki kekasih Bahkan hampir menikah Namun sebab kau merayu Aku jadi tergoda dan terpaksa berdusta Sekali lagi maafkan kesalahan yang kulakukan
Selanjutnya aku ijinkan kau pergi atau tetap denganku Kusadari memang tak hanya aku yang butuh kehangatan pelukanmu Maafkan diriku telah berdusta padamu
Sebenarnya aku sudah memiliki kekasih Bahkan hampir menikah Namun sebab kau merayu Aku jadi tergoda dan terpaksa berdusta Sekali lagi maafkan kesalahan yang kulakukan
Cinta kadang perlu perjuangan Jangan sampai kau cepat menyerah Biarkanlah cerita kita berakhir dengan indah
Rinduku bukan untukmu Cintaku bukan milikmu Maafkan diriku jika kau terluka Jangan kau salah artikan kedekatanku denganmu Jadikan diriku sahabat bagimu
Relakan saja kenyataan hidupmu dan semoga kau menemukan cintamu Lupakan saja hasrat memilikiku dan jadikan aku teman terbaikmu
Wajahmu cukup menggoda Senyummu cukup menawan Jauhkan dirimu dari kesedihan Cobalah kini renungkan kau punya banyak pilihan Yakinkan dirimu dapat pria tampan
Relakan saja kenyataan hidupmu dan semoga kau menemukan cintamu Lupakan saja hasrat memilikiku dan jadikan aku teman terbaikmu
Berjuang mendapatkanmu ternyata bukan hal gampang Kadang kecewa bahkan terluka oleh sikapmu
Diriku tetap bertahan melawan kesombonganmu sebab kuyakin suatu saat kau memilihku
Pencarianku sudah berakhir sebab kau telah menjadi milikku Kuharap kau setia padaku untuk selamanya
Diriku terus bertahan melawan keangkuhanmu sebab kuyakin suatu saat kau memilihku
Pencarianku sudah berakhir sebab kau telah menjadi milikku Kuharap kau setia padaku untuk selamanya
Tergambar wajahku di matamu yang mendambakan sentuhanmu Pertanda benih rindu mulai tumbuh Terbayang senyummu di mimpiku yang membangkitkan naluriku Pertanda bunga cinta mulai mekar
Kau jauh di sana bersama rinduku Hanyalah angin berhembus sayu Kuingin dengan setulus cintaku membuka pintu hatimu sambil berbisik aku cinta padamu
Mulai kini kuserahkan hidupku Sejak saat ini cintaku bersemi untukmu dan pasti kuberikan cintaku Sejak hari ini diriku milikmu seutuhnya Sambutlah cintaku !
Kau jauh di sana menanti hadirku Hanyalah daun berdesis sendu Kuingin dengan sepenuh hatiku mengisi ruang cintamu sambil berbisik aku sayang padamu
Mulai kini kuserahkan hidupku Sejak saat ini cintaku bersemi untukmu dan pasti kuberikan cintaku Sejak hari ini diriku milikmu seutuhnya Sambutlah cintaku !
Satu hal yang memang ingin kukatakan padamu Mungkin akan sedikit melegakan hatimu Sekarang aku sadari siapakah diriku ? Memang aku tak harus menjadi pendampingmu
Kau pantas dapatkan yang lebih hebat dariku Maafkan aku
Terus terang saja kubangga bisa jatuh cinta padamu Walaupun akhirnya kuharus tegar melepas dirimu Terus terang saja kubangga telah menjadi kenanganmu Walaupun nyatanya dirimu bukan untukku
Semua yang kukatakan bukan suatu alasan Meskipun sejujurnya tak ingin kulakukan
Kau layak dapatkan yang lebih tangguh dariku Lupakan aku
Terus terang saja kubangga bisa jatuh cinta padamu Walaupun akhirnya kuharus tegar melepas dirimu Terus terang saja kubangga telah menjadi kenanganmu Walaupun nyatanya dirimu bukan untukku
Bayangkan bila kau pergi pasti hidupku akan merana Rasakan bila kau campakkanku pasti jiwaku cepat hampa sehingga kuingin selalu ada di dekatmu
Tak akan kubiarkan kesedihan menghampirimu Kupasti berusaha untuk menyenangkanmu
Bayangkan bila kau mati pasti ragaku terasa rapuh Rasakan bila kau tinggalkanku pasti batinku mudah letih sehingga kuingin selalu ada di dekatmu
Tak akan kubiarkan kesedihan menghampirimu Kupasti berusaha untuk menyenangkanmu
Mungkin saja kau benar bahwa aku lelaki tersial yang sering dicampakkan wanita Mungkin juga kau benar bahwa aku lelaki termalang yang terus gagal dalam bercinta
Mungkin aku tak sadar bahwa cinta butuh persamaan yang mengokohkan jalinan cinta Mungkin aku tak tahu bahwa ada seorang wanita yang ingin mendampingiku
Andai diriku sejak dulu menerimamu sebagai teman hidupku Mungkin aku tak merasakan pedihnya patah hati oleh mereka
Mungkin aku tak sadar bahwa cinta butuh persamaan yang mengokohkan jalinan cinta Mungkin aku tak tahu bahwa ada seorang wanita yang ingin mendampingiku
Andai diriku sejak dulu menerimamu sebagai teman hidupku Mungkin aku tak merasakan pedihnya patah hati oleh mereka
Bila kau ternyata tak sanggup lagi memendam rindumu untukku Ijinkan kuhadir menemanimu meski aku tak akan mungkin selalu di dekatmu
Tak usah kau takut memilikiku meski aku telah beristri Kuingin kau jadi istri keduaku Tapi jangan kau kecewakan istri pertamaku
Selamat datang melatiku Kini kau milikku Serahkanlah segala yang dapat kau berikan padaku
Bagiku cintamu sangat berarti meski kau jarang bersamaku Kurela sebagai istri keduamu Tapi biarkan kau terhempas dalam pelukanku
Sentuh aku oh… sayangku ! sepuas hatimu Nikmatilah segala yang bisa kau rasakan dariku
Terima saja permintaanku yang mengharapkanmu menjadi kekasihku Terima saja permohonanku sebelum cintaku hancur membeku
Sudah lama kunantikan balasan cinta darimu Tapi mengapa kau masih saja membenciku Dekaplah tubuhku kasih ! Mungkin kau akan merasa bahwa cintaku mampu memberi kedamaian
Tuhan Temanilah aku walau mungkin sebentar saja Jangan biarkan jiwaku membeku dalam kehampaan Bila memang dirinya tercipta bukanlah untukku Beri aku kekuatan untuk melupakannya
Jadikanlah diri ini lebih rindu kepada-Mu Jadikanlah diri ini lebih cinta kepada-Mu
Tuhan Hadirkan wanita sebagai pengganti dirinya Aku tak ingin terlalu lama menyimpan kepedihan Bila memang dirinya tercipta bukanlah untukku Beri aku kekuatan untuk melupakannya
Jadikanlah diri ini lebih rindu kepada-Mu Jadikanlah diri ini lebih cinta kepada-Mu
Cinta terkadang aneh Cinta juga terkadang manja Dicari malah lari Tak dicari datang sendiri